Saat ini ada berapa banyak siswa yang apabila sehari saja tak masuk sekolah merasa ada sesuatu yang hilang dan merasa rugi? Bukan takut ketinggalan pelajaran, atau hukuman tetapi lebih dari itu. Saya yakin tak banyak, alasannya macam-macam, namun yang tak boleh dilupakan adalah peran figur sentralnya, guru.Kemampuan guru menghidupkan kelas adalah factor yang menentukan apakah siswa belajar sesuatu atau tidak. Mungkin Anda berpikir bahwa hal ini hanya sesuai untuk pengajar ilmu social dan bukan ilmu exacta. Sama sekali bukan demikian, pengajar apapun Anda kemampuan Anda menghidupkan kelas adalah kunci agar siswa Anda belajar tentang hal-hal yang Anda ajarkan. Persoalannya bagaimana caranya, itu yang tidak mudah. Banyak buku telah ditulis dan banyak seminar sudah dilakukan membahas masalah ini. Namun tetap saja persoalan ini tak kunjung tuntas. Melalui tulisan ini penulis mencoba share, tentang segala sesuatu yang ada dalam alam berpikir penulis ataupun hal-hal yang secara praktis telah penulis lakukan. Sebagai guru, penulis pun banyak memiliki kekurangan namun tak ada salahnya berbagi.


